Woywoywoy, asik nih akhirnya komplek gue diaspal lagi setelah sekian lama ga diaspal (bangga). Pengaspalan ini merupakan usul ibu-ibu dikomplek gue yang konon katanya iri sama komplek tetangga gue yang jalannya bagus-bagus. Ketua proyek pengaspalan ini adalah bendahara komplek gue yang tidak lain adalah “My lovely mom (Ibu Tjokorde Bulan Trisna)”. Gue kagak percaya ibu gue bakalan jadi ketua dan pastinya dia bakalan lebih capek dari sebelumnya (Semangat ya Binyo!!!). Hmm gapapa dah gue ikhlas mumpung kali ini pengaspalan komplek gue lebih keren soalnya memakai bahan-bahan pilihan yang kualitasnya bisa dibilang bagus.
Pengaspalan dibagi 2 tahap pengaspalan yaitu, pengaspalan jalan utama dan pengaspalan jalan-jalan kecil. Pengaspalan jalan utama dimulai Selasa, 28 Juli 2009 dan pengaspalan kedua insya Allah dimulai setelah lebaran.
Kenapa abis lebaran,
Aswer:
Katanya sih kalo lebaran
Kalo pengaspalan udah jadi
Tapi gue yakin bakalan dibuat sekitar 2 sleeping police (polisi tidur) di jalan utama yang di aspal itu.
Oiya, gue kasih tau nih rincian luas jalan yang akan diaspal dan biaya yang diperlukan.
Luas Jalan : 2710 meter persegi
Biaya yang diperlukan : Rp94.850.000
Warga sekitar diwajibkan ikut menyumbang sesuai perbandingan luas rumah, pekarangan dan jalan. Standard minimnya yang udah dihitung sebijaksananya adalah Rp700.000 per pemilik rumah / kepala keluarga (sumber : My mom)
Wiih gede
Ini lho gambar prosesinya =>
![]() |
| Pengaspalan Komplek Perbanas dan Sedikit poto pengganggu |


No comments:
Post a Comment