Saturday, September 25, 2010

Europe for me, Europe for European, Europe for the World

Siapa yang tidak kenal eropa?

Benua yang terletak dibagian barat bumi ini rata-rata negaranya memiliki 4 musim yang berganti-ganti. Saya sebagai warga negara Indonesia yang hanya merasakan musim hujan dan musim kemarau sangat ingin sekali menginjakkan kaki disana. Sepakbola yang penuh dengan taktik dan ambisi, penuh luapan emosi dan semangat di tengah lapangan juga merupakan hal yang hanya ada eropa ini. Terbalut dalam suasana penonton yang “overload” didalam suatu pertandingan. Kebudayaan lokal yang masih sangat dipelihara didalam produk “westernisasi”nya , tempat berwisata yang sangat dijaga keberadaannya. Benua yang memiliki wanita-wanita yang cantik bermata biru serta wanita yang berambut pirang dan merah seakan menambah nilai plus.
Mungkin tadi hanya perumpamaan saya yang tak pernah sekalipun menginjakkan kaki di benua tersebut, pemaparan tadi merupakan kesukaan saya tentang elemen-elemen apa saja yang berada disana. Terlihat norak tapi saya rasa itu wajar buat mahasiswa seperti saya yang hanya mengetahuinya lewat layar kaca.

Europe for me

Pertama. Eropa, buat saya merupakan destinasi cita-cita saya akan bekerja. Disana terdapat markas besar dari Organisasi Internasional yang bernama United Nations World Tourism Organization (UNWTO), Madrid, Spanyol. Organisasi ini bergerak didalam bidang pariwisata internasional. Secara pribadi, saya sangat tertarik isu-isu pariwisata nasional dan internasional dari dulu. Indonesia yang kita ketahui mempunyai potensi pariwisata yang sangat besar akan tetapi seringkali diragukan di dunia Internasional. Disini saya mempunyai cita-cita untuk memperbaiki citra pariwisata Indonesia. Nah, karena itu saya ingin sekali belajar dan bekerja disana.
Kedua. Eropa merupakan ‘biang keladi’ dari westernisasi yang sekarang merasuki bangsa kita. Sebenarnya saya sangat tertarik angin westernisasi ini, tertarik disini bukan berarti menyetujui apa yang telah dibawa darinya. Saya tertarik untuk mempelajari prosesnya secara langsung dan memunculkan banyak pertanyaan, mengapa paham ini sangat cepat merasuknya kedalam negara saya? Mengapa cuma westernisasi yang eksis dibandingkan easternisasi di negara saya?

Europe for Europeans


Sebenarnya, part ini adalah part yang menyulitkan saya. Secara saya belum pernah mempelajari studi orang-orang eropa secara spesifik.
Menurut saya, ada 2 kaitan secara besar perannya eropa terhadap penduduknya/bangsanya. Pertama, yaitu Industrialisasi. Kita mengetahui bahwa eropa adalah benua yang isyarat dengan kata “industri”. Orang-orang eropa sejak industrialisasi tercanangkan terlihat lebih mudah memenuhi kebutuhannya dibandingkan yang lama-lama. Industri secara keseluruhan menimbulkan asumsi bahwa terdapat kekuatan yang besar didunia ini setelah negara Amerika yaitu Eropa.

Kedua. Berkaitan dengan industrialisasi, baru-baru ini terbentuklah organisasi internasional yang disebut dengan Uni-Eropa. Apa kaitan Uni-Eropa dengan orang Eropa?
Uni-Eropa kita ketahui sebagai organisasi internasional yang bekerja melalui gabungan sistem supranasional dan antarpemerintahan. Uni-Eropa selain itu dikenal sebagai organisasi internasional yang menunjang untuk melaksanakan kesejahteraan rakyat negara anggota. Yang bisa saya tangkap Uni-Eropa sangat berpengaruh besar terhadap warga eropa secara langsung. Uni-Eropa disini seakan mengkoordinir stabilitas perpolitikan dan ekonomi demi untuk mewujudkan kesatuan yang harmonis dalam negara-negara eropa. Selain itu, setau saya Uni-Eropa juga bergerak kerjasama dibidang pertahanan dan keamanan. Hal ini membuktikan Uni-Eropa menjamin keamanan masing-masing anggota organisasi dan keamanan dari warga-warganya terhadap tercetusnya perang atau adanya serangan dari bangsa lain. Tapi yang paling penting menurut saya adalah peran Uni-Eropa dalam membantu mengembangkan teknologi yang mutakhir untuk abad ini dengan pendanaan dan pengiriman tim experimennya. Mengapa saya bilang penting? Industrialisasi tanpa penggunaan teknologi yang mutakhir seolah-olah menganalogikan ibarat sayur tanpa garam.

Europe for World

Eropa untuk dunia, sebenarnya hampir sama dengan pembahasan sebelumnya. Kemajuan teknologi yang dimunculkan oleh ahli-ahli teknologi rata-rata merupakan orang-orang dari eropa. Teknologi yang dikembangkan oleh eropa sering dibawa dan dikembangkan lebih lanjut oleh negara-negara industri yang berada di mancanegara. Selain teknologi, eropa berperan juga dalam bidang fashion. Semua gaya berpakaian manusia sekarang rata-rata berkiblat ke eropa. Di eropa, fashion merupakan suatu bidang yang benar-benar dikembangkan sedemikian rupanya. Memang banyak negara-negara lain non-eropa yang mengembangkan fashion secara lebih spesifik,akan tetapi biasanya mereka akan menjadikan dasar-dasar fashion dari eropa sebagai suatu konsep pengembangannya.
Beralih dari fashion dan teknologi, sebelumnya saya sudah membahas tentang westernisasi yang berasal dari benua ini. Menurut saya, pengaruh yang sangat besar terhadap warga dunia adalah westernisasi ini. Mengapa? Di era yang sangat modern ini siapa yang tidak terkena imbas dari westernisasi? Westernisasi adalah sebuah proses dimana masyarakat dunia berada di bawah pengaruh budaya barat dibeberapa hal seperti industri, teknologi, hukum, politik, ekonomi, gaya hidup bahkan kepercayaan atau nilai. Proses inilah yang membuat bangsa-bangsa lain seringkali mengganti dan memperbaharui kebiasaan dari dalam negara-negaranya dengan kebiasaan dari bangsa barat/eropa. Disini saya tidak akan memaparkan westernisasi secara lanjut karena saya pikir semuanya sudah mengetahui dampak apa saja yang dibawa oleh westernisasi tersebut.

Bagi saya, eropa merupakan symbol dari kekuatan yang lama hilangnya karena eksistensinya yang mewabah di era modern seperti sekarang. Maka dari itu kita perlu membuat studi ini terlihat menarik pemahamannya dalam pembelajarannya.

No comments:

Post a Comment